Sabtu, 04 Juni 2011

Inilah MR A

"Ada Mr A yang mau menghancurkan Partai Demokrat. bukan menggoyang lho, tapi menghancurkan Partai Demokrat. Mr A itu seorang politisi. Dia orang lama tapi baru. baru dalam pengertian enggak nyangka kita bahwa ternyata dia menyimpan kebencian, menyimpan hasrat ingin menghancurkan Partai Demokrat dan SBY sendiri. Itulah yang membuat kami jadi kaget, enggak nyangka"
 Itulah kata Ramadhan Pohan yang dikutif lalu dirilis beberapa media 
 
inisial A ini spontan membuat orang berspekulasi siapa gerangan. Apakah ini salah satu bentuk pengalihan issu, mencoba menciptakan musuh bersama atau semata-mata karena kekilafan wakil sekjen PD ini?.
 
Jadi siapa gerangan  Mr A itu? dari mana ?apa motivasinya?. Apa Andi Mallarangen- Andi Nurpati-Amir Syamsuddin atau Anas sendiri ?
  
"Ia menghancurkan Partai Demokrat melalui kader Partai Demokrat melalui kader Partai Demokrat sendiri. Jadi kekuatan eksternal ingin mengobah kekuatan internal partai kami. Itu yang kami sudah deteksi, kami sudah dapatkan". 
 
Jadi Mr A itu bukan dari Partai Demokrat tapi mungkinkah melaui kader-kader yang tersebut itu? melihat mereka belakangan banyak dibicarakan publik media.
 
Kalau bukan dari Partai Demokrat lalu partai mana ? partai anggota koalisikah ?
 
Apakah Amin Rais, orang lama dari Partai  Amanat Nasional. Kenapa Amin Rais? bukankah dia sekarang lebih dekat dengan pemerintahan SBY dan tidak ada pernyataan-pernyataannya sekeras awal reformasi. Atau jangan-jangan dia menggigit partai demokrat dari dalam.
 
Akbar Tanjung, orang lama dan tokoh Partai Golkar.Ia juga dekat dengan Pemerintah sekarang bahkan penganjur golkar supaya berkoalisi dengan pemerintah. Ia paling berani menantang Ramadhan mengatakan siapa Mr A yang dimaksudkannya itu setelah  banyak jari ditunjukkan padanya.
 
Aburizal Bakri, ketua umum golkar. Kalau secara organisatoris kurang mungkin karena partainya salah astu pendukung koalisi, tapi secara pribadi mungkin karena kalau demokrat hancur berarti sudah gampang melawan Anas Urbaningrum di pilpres tahun 2014.
 
Ali Mochtar Ngabalin, mantan vokalis partai bulan bintang yang lantang, tegas dan berani menyebut nama yang tidak disukainya termasuk Yudoyono panggilannya pada SBY. Dia sekarang gabung dengan Partai Golkar. Mungkinkah dia masuk golkar yang dekat dengan pemerintahan SBY demi memudahkan rencaranya menghancurkan Partai Demokrat 
 
Adi massardi.Penyindir pemerintah dengan  Negeri Para Bedebah.
 
Aditjondro George Junus, penulis Gurita Cikeas yang pernah bersiteru dengan Ramadhan Pohan beberapa waktu lalu. Apa karena buku aditjondro itu kader demokrat saling mencurigai?
 
Ada petujnuk lain yang dilontarkan Indra J Piliang yang pernah diperiksa kepolisian terkait sms fitnah yang ditujukan pada SBY yaitu Mr A yang dimaksud Ramadhan Pohan itu tak lain adalah anggota partai di luar partai anggota koalisi yang disebut-sebut akan masuk bursa resufle beberapa waktu lalu tapi kemudian batal akibat tidak ada deal, jadi sakit hati. Apakah itu Partai Gerindra atau PDIP dimana Puan dan Pramono santer disebut-sebut
 
Akbar Faisal, dari Partai Hanura ?
 
Sekarang Ramadhan Pohan, Wakil Sekjen PD sekarang telah membuat masalah baru Partai demokrat setidaknya pada dirinya sendiri. SalingFitnah tidak bisa dihindari lagi. Ia mungkin sudah lupa pesannya sendiri pada Nazaruddin supaya menulis baik-baik pada bloknya supaya tidak repot nantinya atau pesan ketua pembina PD supaya hati-hati kalau bicara dan harus santun dan hindari fitnah.
 
 

Rabu, 01 Juni 2011

Nazaruddin78 blospot com

Seandainya direting, blog Nazaruddin78 agaknya menempati urutan teratas terbanyak dikunjungi netter dari tiga hari yang lalu. Betapa tidak, sosok Nazaruddin beberapa hari sebelumnya tercatat sebagai newsmaker beberapa media nasional.
Secara pribadi yang sungguh sangat subjektif menilai postingan sestimoninya tidak ada yang begitu aneh dan heboh alias biasa biasa saja, munkin karena ini hanya testimoni pertamanya yang menunggu reaksi beberapa pihak
Meski beberapa menilai ini salah satu bentuk pembelaan dirinya, tapi zizylain juga dapat dinilai kalau Nazaruddin  tersirat menyampaikan pesan kalau bukan hanya dirinya terlibat tapi banyak yang lain yang lebih heboh dari kasus yang lain. Misalnya kasus kemempora dimana Alfian dan choel banyak diberitakan terseret juga.
Zizylain pula dari postingan blog yang banyak orang mengira bukan kepunyaan atau bukan Nazaruddin yang menuliskannya adalah  tidak sedikit pengunjung yang komen sekadar beriklan blog malahan banyak yang menggelar' lapaknya dagangannya'.Kesempatan mumpung banyak pengunjung....cocok.

Senin, 14 Februari 2011

PONYO Di Valentine


Film animasi "Ponyo On A Cliff, By The Sea" garapan Hayao Miyazaki mengingatkan legenda 'Putri Duyung dari berbagai versi; Aladin (Jin dikeluarkan dari teko ajaib); Putri Salju yang hidup kembali setelah dikecup seoraang pangeran; bahkan kisah Romeo dan Juliet yang hubungan asmaranya ditentang orang tua. Bukan hanya itu yang membuatnya lebih menarik, tapi juga moment penayangannya oleh salah satu Tv berbahasa Mandarin tepat disaat-saat valentine. Saat-saat sebagian orang merayakan hari kasih sayang, meski saya bukan salah satu orang pengikut hingar-bingar Valentine.

Bagaimana tidak pihak-pihak yang terlibat, mencoba memaknai dan mengungkapkan sebuah hubungan cinta kasih. Cinta dimaknai saling memberi dan menerima pasangan secara tulus ikhlas antara Ponyo dan Sosuke. Keinginan kuat Si Ikan kecil menjadi seorang manusia. Lisa(ibu Sosuke) yang memberikan kasihnya pada penghuni jompo tempat ia mengabdi. Ayah Ponyo mengkuatirkan anaknya bergaul dengan manusia yang dinilai banyak membuat kerusakan ekosistem laut, yang mirip cinta kasih Romeo dan Juliet terhalang keegoisan orang tua. Atau mungkin Lisa dengan setia menanti suaminya(Koichi) yang jarang di rumah karena melaut.

 Di kisahkan seekor ikan bernama Brunhilda rambut merah hampir mirip manusia (mungkin karena lahir dari  Dewi laut.Granmammare dan bapak yang setengah dewa.Fujimoto. bosan dengan kehidupan laut dan berpetualang sampai di pantai dalam keadaan kepala terjepit masuk botol kaca. Untung diselamatkan oleh Sosuke anak umur 5 tahun.



Karena di samping lucu juga dapat menirukan kata-kata yang diucapkan Sosuke, dibawalah pulang ikan kecil itu dan dinamakan Ponyo. Ponyopun menyukai nama barunya itu daripada nama Brunhilda. Kemana-mana sosuke membawa ikan sahabatnya itu dalam ember kecil meskipun harus menyembunyikan dari teman-teman sekolahnya. Saking senangnya Ponyo dan kasih sayangnya Sosuke sehingga terjaling cinta yang mendalam antara dua mahluk berbeda itu. Sosuke tidak mau berpisah dengan Ponyo sehingga ikan kecil itu memutuskan untuk menjadi manusia. Hal ini diketahui bapak Ponyo dan sangat tidak menyukainya karena beda alam serta manusia sering membuat masalah bukan hanya pada pasangannya tapi juga tidak bersahabat dengan laut. Diperintahnya jin laut untuk membawa pulang anaknya.  Perpisahan ini sangat memberatkan Ponyo dan Sosuke. Saking cintanya Ponyo pada Sosuke dan keinginan kuat menjadi manusia, Ponyo mencuri ilmu sihir ayahnya. Berbekal kemamampuan sihir dan bantuan saudara-saudaranya, Ponyo menjadi manusia dan bersama Sosuke lagi meski terkadang berubah setengah ikan, lagipula  dikutuk, apabila Sosuke yang dicintainya ada perasan cinta kepada wanita lain, maka Ponyo selamanya menjadi busa terombang-ambing di tengah lautan. Sosukepun berjanji dihadapan ibu Ponyo untuk selalu mencintai Ponyo apa adanya tidak peduli ia manusia atau ikan. Untuk membuktikannya dan sebagai heppy ending ia harus mencium balon berisikan si ikan Ponyo.

Sebagai catatan pribadi di saat Valentine ini, ada beberapa saya garis bawahi: keinginan kuat menjadi apa yang dicintai dan menyatukan perasaan---mencintai apa adanya tanpa embel-embel yang dapat membagi satu cinta---berbeda-beda penapsiran tentang cinta dari berbagai sudut tapi hakekatnya hanya satu yaitu mengendalikan keegoisan.

Minggu, 23 Januari 2011

INCOGNITO Kepala Negara

Suatu waktu Harun Al Rashid, salah satu khalifah dinasty Abbasyiah, meminta laporan keadaan rakyatnya kepada Abunawas, sastrawan sekaligus pelipur dikala baginda lara. Laporan Abunawas sungguh mengagetkan karena banyak sangat bertentangan dengan laporan pembantu-pembantu resmi kerajaan yang ditugaskan untuk itu. Mereka mengatakan pemerintahan sukses, praktek perbudakan berhasil ditekan, angka kemiskinan berhasil diminimalkan sampai beberapa persen, politik dan keamanan terjamin.

Untuk membuktikan laporan orang-orang dekat tidak sesuai fakta lapangan dan laporannya benar, Abunawas punya ide. Untuk itu Baginda Harun Al Rashid harus mengganti pakaian kebesaran yang selama ini selalu dikenakan dengan pakaian yang telah disediakan Abunawas dan diminta menunggu disebuah tepi hutan. Hingga salah seorang menemuinya. Orang itu adalah pedagan budak dan tahulah Harun Al Rashid kalau dirinya telah dijual Abunawas setelah ditunjukkan surat keterangan bertanda Abunawas.

Meski merasa terhina, tapi tetap menurut ikut orang yang sudah membelinya demi ide Abunawas yang belum dimengertinya. 

Sesampainya dirumah tuannya, Harun Al Rashid dipaksa bekerja memotong-motong tumpukan kayu bakar. Beberapa kali dicoba tapi tetap tidak bisa. Dia berpikir orang yang bisa membeli budak saja harus susah payah mengurus kayu bakar bagaimana yang tidak bisa. Orang mesti banting tulang memenuhi kehidupannya. mungkin orang sering bertengkar gara-gara sepele seperti dirinya dibentak-bentak dipaksa bekerja benar. Tidak sama dengan yang dialami selama ini. Mau apa saja dan kapan saja tidak ada masalah. Pelayanan serba cepat dan sempurna oleh orang-orang yang selalu menampakkan senyum manis tanpa beban.

Tuannya melihat budak yang baru dibelinya itu aneh dan bodoh. memegang kanpak saja tidak benar apalagi hasil kerjanya. Ia merasa rugi membelinya. Dipukulnya budaknya itu hingga Harun Al Rashid tidak tahan dan menunjukkan identitas kalau sebenarnya dirinya adalah Khalifah. Orang yang sempat membelinya itu dimaafkan dan Abunawas diminta penjelasannya. Setelah kejadian itu, Khalifah Harun Al Rashid sering melakukan penyamaran dengan caranya sendiri tanpa melibatkan orang lain untuk melihat keadaan rakyatnya secara langsung. 

Cara Harun Al Rashid itu, orang-orang mengistilahkan INCOGNITO. Kabarnya Presiden Sukarno terinsfirasi dari cara  itu, yang pada awal-awal pemerintahannya sering dilakukan.

Seandainya Presiden SBY juga terinsfirasi incognitonya Al Rashid dan meluangkan sebagian kecil waktunya berincognito, tentu tuduhan sebagian orang kalau pemerintahannya melakukan kebohongan publik tidak heboh seperti sekarang.

Saya percaya pribadi SBY, bahkan Sukarno, Suharto dan seterusnya bukanlah pembohong, tapi salah satu korban kehongang Asal Bapak Senang

Kamis, 30 Desember 2010

Demam Bola

Seorang bocah sudah dua hari berbaring demam di rumahnya. Badannya meriang biasa karena kelelahan, mamanyapun tidak terlalu kwatir. Stive, nama anak itu memang akhir-akhir ini giat main bola bersama teman sebayanya di lapangan tidak jauh dari rumanya. Bukan karena hobby tapi ikut-ikutan, maklum sepak bola lebih trend beberapa minggu terakhir.

Bukan cuma Stive, banyak yang lain demam. Ya, Demam Bola.Termasuk media massa ikut mendemamkan publiknya. Koran, radio, atau stasium Tivi selalu memberitakan sepak bola utamanya Piala AFF. Sampai-sampai Pak Khasan uring-uringan sendiri. Tiap kali menyetel tivi selalu saja ada info bola.Ada saja dibahas. Apakah figur pemain, keluarganya, masalalunya. Tidak ketinggalan supporter atau penitia tentu saja dengan segala masalahnya. Bahkan ulasan dari dan prediksi skor dari penikmat sepak bola tidak ketinggalan komentator dadakan. Tv yang menayangkan info kriminal atau politik dan hukum ada saja menyelipkan mengenai piala AFF.

Pokoknya  semua tentang sepak bola. Anything, anywhere about football. Tidak siang, malam, diniharipun. Pindah ke channel lain, bola juga dibahas. Kalau dihitung-hitung dalam satu kali dua puluh empat jam dari belasan channel TV nasional yang ada, tiap menit pasti ada bahasan tentang  piala AFF.

Tapi hikmahnya, dengan piala AFF semangat Garuda perkasa mampu mendongkrak semangat nasionalisme. Meski kalah dari tim harimau malaya.
Majulah sepak bola Indonesia. Biarkan Garuda tetap di dada.

Senin, 20 Desember 2010

Garuda di dadaku

Garuda di dadaku 
Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang.....
 
Potongan syair lagu itu akhir-akhir ini menjadi lebih dikenal publik olah raga khususnya pencinta sepak bola tanah air. Hampir sama tenarnya kostum tim nasional pada kompetisi AFF, dan kian terkenal setelah garuda pada kostum itu dimasalahkan.
 
Adalah seorang David Tobing menggugat beberapa pihak karena kostum tersebut. Pasalnya di dada kiri kostum yang dipakai sebagai seragam tim nasional itu memuat gambar Garuda yang merupakan simbol dasar negara. Alasannya, penempatannya bukan pada tempat dan waktunya menurut undang-undang. Yang memperkuat alasan David menggugat karena kementerian pendidikan nasional dan kementerian pemuda dan olah raga belum mengisinkan PSSI pemakaian kostum berlambang burung garuda itu.
 
Entah apa maksud dan niat sebenarnya David. Apa ingin sensasi seiring hingar bingar efouria tim nasional menuju ke babak final  atau jangan-jangan salah satu bentuk sindiran halus kepada para pembuat undang-undang, kepada penyelenggara undang-undang serta pengambil keputusan hukum, atau ingin menambah daftar kasus yang banyak belum beres juga.
 
Kasus century ballout yang urgent meski tidak lazim?, kasus gayus, kasus video asusila siapa pelaku penyebar siapa korban, ataukah undang-undang keistimewaan Yogyakarta?.
 
Sejelek-jeleknya negaraku, sebanyak-banyaknya masalah yang belum beres atau sejahat-jahatnya sebagian pemimpin di negara ini, namun Garuda tetap di dadaku. Fiva Indonesiaku

Rabu, 01 Desember 2010

Kondom cegah virus HIV

Sudah tradisi masyarakat internasional termasuk Indonesia, tiap tanggal 1 Desember diperingati hari AIDS sedunia. Memang AIDS sudah mewabah dan ancaman bagi setiap pelaku seks menyimpang. Di indonesia sendiri sampai bulan Juli tahun 2010 kasus HIV/AIDS sudah mencapai angka sekitar 21.770 dan diperkirakan akan terus meningkat. Apalagi temuan BKKBN menghebohkan kalau perilaku seks menyimpang dari tradisi bahwa sekitar 52% remaja putri Jabodetabek sudah tidak perawan lagi yang memungkinkan mempercepat meningkatnya angka kasus penderita AIDS.


Untuk itulah para pemerhati HIV/AIDS dalam setiap demonya membagikan kondom untuk mencegah penularan virus HIV dan penyakit kelamin lainnya, tapi mungkinkah kondom dapat mencegah penuran virus HIV?.
Kondom sedianya hanya diperuntukkan mencegah kehamilan yang tingkat kegagalannya mencapai 20%. Menurut beberapa penelitian, kondom yang terbuat dari bahan latekx terdapat pori-pori dengan diameter 1/60 mikrom dalam keadaan tidak meregang. Dalam keadaan meregang lebar pori-porinya meningkat 10 kali lipat virus HIV yang berdiameter 1/120 mikron. Jadi kalau untuk mencegah kehamilan saja bisa gagal, bagaimana dengan virus HIV?.




Biar bagaimanapun itu salah satu usaha setidaknya bentuk kepedulian dan merupakan pelajaran bagi yang lain. Yang paling penting perilaku sahwat tidak menyimpang dari norma dan agama dan tetap dengan satu pasangan setidaknya dengan pasangan yang aman.



Senin, 29 November 2010

Busro, Basrief, SBY seutuhnya

 
 
Akhirnya, Busro Muqaddos terpilih jadi ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Demikian juga Basrief Arief dihampir bersamaan ditunjuk memimpin Kejaksaan Agung menggantikan Hendarman Supanji. Kepada merekalah dipercayakan tugas dan tanggungjawab bangsa dan negara. 
 
Tapi biar bagaimanapun, mereka bukanlah malaikat. Busro, Basrief, SBY atau yang lainnya punya zizykemanusiaan. Punya rasa senang dan susah. Rasa tergugah membalas budi dan jasa-jasa orang terhadapnya. Mereka sadar kalau posisinya sekarang juga karena berkat campur jasa orang lain. Tidak ada yang salah malah lumrah membalas budi, yang salah setidaknya kurang wajar apabila balasannya itu tidak adil alias merugikan sebagian besar pihak lain.
 
Untuk itulah para pejabat publik sebutlah Busro Muqaddos sebagai ketua KPK, Basrief Arief sebagai Jaksa Agung atau SBY selaku Presiden RI, bukanlah dirinya seutuhnya, integritas dirinya tidak murni seperti sebelum menjabat. Kini harus mempertimbangkan saran, idea atau pemikiran pihak lain yang berjasa kepadanya. Itu sudah menjadi tuntutan moral. Kalau pendapat atau usul pertimbangan itu tidak adil dan hanya menguntungkan pribadi pengusul/berjasa, maka kehormatan dan jabatan sudah dipertaruhkan.
 
Akankah Busro Muqaddos mempertaruhkan harga diri dan kehormatan integritas pribadinya demi jabatan yang hanya satu tahun? Kita lihat nanti dan terbukti semua pejabat aslinya terlihat setelah tidak menjabat lagi 

Kamis, 25 November 2010

MISTERI GAYUS DI NUSA DUA

Setidaknya tiga misteri keberadaan gayus H Tambunan di Bali yaitu murni ingin menghibur diri, kedua karena bisnis dan yang ketiga terdapat motif politis.

Kalau Gayus  di Nusa Dua, Bali, semata-mata untuk menghibur diri dari jenuhnya penjara, kenapa musti jauh-jauh ke Bali.  Apa karena merasa tidak ada yang menyangka apalagi mengenalinya. Bukankah kasusnya masih hangatnya dan  menjadi sorotan publik 

Mungkinkah Gayus punya kepentingan bisnis ? melihat big boss group bakri ada di tempat sama pun terlihat khalayak di tempat sama. Mungkin saja karena Gayus menangani masalah beberapa perusahaan bos besar itu yang kemudian teridentifikasi kolusi dan merugikan keuangan negara, Meskipun gayus membantah ada unsur selain ingin menghibur diri seperti beberapa tahanan lainnya yang sering keluar penjara, serta sang bos besar bakri menyatakan ini dipolisir dan kalau hanya ingin ketemu Gayus tak perlu jauh-jauh ke Bali, sudah terlanjur menjadi isu politik dan dipolitisir. Alangkah tidak profesionalnya Bos Bakri itu seandainya ke Bali hanya untuk  dial dengan orang yang banyak tahu tentang perusahannnya yang dianggap bermasalah. Pasti banyak orang dekat big boss yang bisa mengurus masalah semacam itu. Tidak ketinggalan partai politik yang juga big boss sebagai ketuanya mengcounter setiap tuduhan yang di arahkan kepada mereka dan pribadi sang bos besar. mereka menuduh Gayus diperalat atau saling memperalat demi kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Mereka melihat kejanggalan saat Gayus menonton turnamen tenis dunia yang diadakan di nusa dua bali padahal Gayus tidak punya riwayat menyukai permainan tenis. Gayanyapun seakan ingin mempertontonkan diri meski dengan samaran kurang sempurna alias gampang ditebak. Dan pada akhirnya berhasil disorot kamera wartawan yang kemudian mempublikasikannya.

Apakah ada pihak lain yang  mencoba memancing di air keruh ataukah ada partai politik rival partai group bakri yang sengaja memasang konspirasi? atau jangan-jangan partai yang bersangkutan dibaliknya untuk menakar sentimen politik pra tahun 2014? atau jangan-jangan wartawan yang bersangkutanpun terlibat persekongkolan dengan pihak yang mana dan maksud apa. Ataukah keberadaan Gayus di Bali sengaja diatur oleh pihak-pihak tertentu untuk menyerang pribadi Susnoduaji yang disebut-sebut sebagai Wistle Blower yang katanya juga sering keluar tahanan tanpa melalui prosedur yang kemudian menginsfirasi Gayus keluar tahanan atau juga serangan itu diujukan kepada institusi kepolisian secara umum?

Ini benar-benar masih misteri dan akan terus menyisakan misteri lain dan Gayus terus menjadi ancaman bagi yang lain. 

Sabtu, 20 November 2010

Kotak Pandora isi Gayus

Sebuah mitologi Yunani dikisahkan dewa tertinggi, Zeus, marah besar kepada para Titan, karena membocorkan rahasia pengetahuan dari puncak Olympus kepada umat manusia. Titan yang paling dibencinya  adalah Prometheus dan Epimetheus. Prometheus dihukum dengan cara tiap hari hatinya dimakan burung elang suruhan Zeus, sedangkan Epimetheus dihukum melalui Pandora.

Pandora adalah sebuah patung perempuan cantik yang kemudian diberi kehidupan dan beberapa keberkahan lainnya termasuk rasa ingin tahu oleh Dewa Zeus. Siapa yang melihat Pandora pasti akan jatuh hati tidak terkecuali Epimetheus yang kemudian berhasil mempersuntingnya. Sebagai hadiah perkawinan, Dewa Zeus yang dari dulu dendam kepada Titan, menitipkan sebuah kotak untuk pandora, tapi tidak boleh dibuka oleh siapapun termasuk Pandora sendiri.
Suatu hari, Pandora yang biasanya teguh memegan janji dan tanggung jawab tidak membuka kotak titipan Zeus, dikalahkan oleh rasa ingin tahunya apa isi kotak itu. Dibukanya kotak titipan Dewa Zeus itu dan keluarlah segala kejahatan dan menjadi ancaman bagi semua orang.

Benar tidaknya itu hanyalah mitos fiktif, yang terang ada kemiripan setidaknya saya mirip-miripkan sendiri dengan salah satu dan kemudian melahirkan banyak kasus lainnya di tanah air.

Bermula Komjend Susnoduaji mengunkap kejahatan pajak yang dilakukan Gayus Tambunan. Dampaknya besar dan melibatkan banyak pihak termasuk institusi kepolisian bahkan peradilan. Temuan terakhir didapat seratusan perusahaan yang pernah ditangani Gayus terindikasi bermasalah dan dicurigai terjadi praktek kolusi dan korupsi diantara korbannya adalah Alif Kuncoro, konsultan pajak termasuk beberapa atasan Gayus sendiri di lingkungan perpajakan di tuntut memberikan kesaksian tidak benar.

Dari institusi kepolisian yang terlibat diantaranya: Edmond Ilyas dan Raja Erizman dituduh melanggar kode etik kepolisian karena membuka blokir rekening bank Gayus. Arafat Enani dan Sumarni dituduh menerima suap dari penanganan kasus Gayus.

Pihak lain yang melibatkan diri adalah hakim yang menangani kasus pajak itu, karena membebaskan tuduhan dan tuntutan kepada Gayus. Alasan pembebasan tuntutan itu karena tuntutan jaksa penuntut sangat lemah dan tidak berdasar, setelah diusut ditengarai terjadi permufakatan antara pihak hakin dengan jaksa penuntut. Pun pengacara Gayus juga beserta anak buahnya tidak lepas dari dari persekonkolan dengan cara merekayasa aliran uang direkening Gayus. Begitupula dengan Andi Kosasi diseret ke hadapan hukum atas tuduhan terlibat pencucian uang dengan modus mengaku semua uang direkening Gayus adalah miliknya, faktanya dia malah dapat bagian juga dari Gayus.

Masalah  baru yang lainnya, ternyata Gayus sering meninggalkan rumah tahanannya tanpa alasan yang dapat dibenarkan undang-undang. Setelah diusut rupanya menyogok Kepala Rumah tahanan dan beberapa bawahannya untuk dapat keluar kemana-mana dan baru kembali saat akan disidang.

Ternyata ulahnya itu terbongkar sewaktu tertangkap kemera wartawan di turnamen tenis di Nusa Dua Bali meski dalam penampilan sedikit tersamar. Ini baru awal dapat korban. Keberadaanya di Bali pasti tidak bekerja dan rencana sendiri. Apakah istrinya juga akan terlibat melihat keberdaannya ditempat sama, siapa pemasok uang suap yang katanya Gayus sudah bangkrut. Adakah suatu konspirasi yang lebih besar dibalik keberadaannya di Bali?.

Dan Susnoduaji telah membuka kotak Pandora yang ternyata isinya Gayus Halomoan Tambunan yang akan menyambar dan akan mewabah bagi semua orang, akankah Susnoduaji juga terimbas dari terbukanya Kotak Kasus yang dulu pernah menjadi otoritasnya?.








Sabtu, 23 Oktober 2010

STUDI BANDING WALAU KE NEGERI CHINA

Ungkapan Tuntutlah ilmu walau ke negeri China, terlepas benar tidaknya itu Hadits Nabi, tetap mengandung makna yang sangat berarti dan mendalam.

Negeri China dalam ungkapan itu, bisa mengisyaratkan pengorbanan. Satu bentuk pengorbanan jiwa juga materi. Mengorbankan waktu, mengorbankan biaya demi ilmu dan pengetahuan.

Dulu, mungkin waktu adalah satu problem tersendiri.Tapi sekarang, seiring perkembangan teknologi informasi dan transportasi bukan lagi jadi masalah serius. Pergi ke negeri China atau negeri-negeri nun jauh lainnya kini bisa ditempuh relatif singkat. Maskapai penerbangan terus berlomba memberikan pelayanan memuaskan seefisien dan seefektif mungkin, termasuk dapat mempersingkat waktu sesuai pesanan pelanggan. Tinggal merogoh kocek.

Nah, bagaimana halnya kalau mau belajar di negeri jauh? misalnya Yunani, Belanda, Afrika Selatan, Inggeris dan lebih 100 negeri lainnya yang kayaknya harus (bukan perlu) dikunjungi. Tidak masalah asal ada duit. Yang jadi masalah setidaknya dimasalahkan, kalau biaya perjalanan itu dari orang lain yang dengan berat hati menyerahkan dan sebagiannya lagi tidak ikhlas dipakai  ke luar negeri.

Alasan mereka, kalau hanya untuk belajar kenapa mesti jauh-jauh ke luar negeri, manfaatkan saja media telekomunikasi. kenapa mesti ke negeri yang dianggap kurang kompoten. Kenapa studi-studi terdahulu tidak ada hasil yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat luas? sekurangnya ada laporan kunjungan studi yang dipublikasikan. Apa tidak sebaiknya dana studi banding itu dipakai memanggil dan menggaji para pakar luar negeri itu untuk memberikan kuliah umum atau pelatihan yang dapat diikuti seratus orang, seribu orang atau 235 juta orang Indonesia?. Tidak adanya penjelasan yang memuaskan membuat sebagian besar orang curiga kalau studi banding itu hanya kedok semata tapi sebenarnya untuk pesiar, jalan-jalan sambil belanja. Meninggalkan sejenak masalah dalam negeri.

Memang tidak bisa dipungkiri kalau studi itu benar-benar penuh pengorbanan, apalagi kalau menyangkut uang pribadi bukan uang orang lain. Ada anak bunuh diri lantaran bapaknya telat membayar sppnya, Beberapa siswa putus sekolah karena tidak mampu membeli seragam dan alat tulis-menulis, Atau terpaksa belajar di bekas kandang sapi karena sekolahnya roboh lama tidak direnovasi.

Dan, mereka sudah memasang sabuk pengaman, mesin dari tadi sudah dinyalakan, pun barang-barang sudah tersusun rapih di garasi. Lalu Musafirpun telah berlalu....

Kamis, 21 Oktober 2010

Mie INSTANT

Medio Oktober tahun ini, pers Nusantara pun luar negeri utamanya Taiwan ramai mengankat headline "indomie" ditarik dari pasaran. Pasalnya makanan instan itu mengandung Methyl P Hydroxybenzoate. Zat yang dilarang keras ditambahkan pada setiap makanan di Taiwan. Zat itu dapat meningkatkan azam lambung dan berlanjut pada sakit maag serta penyakit lainnya.

Tapi badan pengawasan obat dan makanan Indonesia sebagai pemegang hak mengeluarkan izin edar makanan membantah ketidaklayakan indomie dikonsumsi selama dalam batas tertentu. Berbeda dengan YLKI dari awalnya memang tidak merekomendasi dikonsumsi terus-menerus apalagi kalau dijadikan pengganti nasi melihat kandungan garam dan vetsin tinggi yang kurang baik untuk kesehatan. Sepantasnya, lanjutnya, dimakan satu bungkus dalam seminggu. Namanya saja mie instant, ya, dimakan pada saat mendesak.

Melihat hebohnya, banyak yang memprediksi penarikan produk mie itu bukan semata-mata karena faktor kesehatan tapi lebih pada persaingan bisnis. Betapa tidak sejak adanya indomie, pasar mie instan Taiwan lesu hampir kalah bersaing. disamping praktis penyajian juga indomie murah dibanding produk serupa di Taiwan.

Akankah indomie tetap selalu menjadi "seleraku" seperti dalam jingglenya ?.

Hal jinggle indomie yang instan itu, menjelang pemilu 2009 sampai kini, publik mungkin masih ingat jinggle kampanye PD yang mengusung SBY sebagai calon presiden yang mana nadanya sama Lyriknyapun beda tipis sama jinggle iklan indomie. Kalau indomie sebagai makanan instan, bagaimana dengan SBY ?.

Kalau dulu saat pencalonan SBY sebagai presiden periode 2004, mungkin ya, mendesak dalam arti Dia dipercaya dapat memberikan perubahan yang pada pemerintahan sebelumnya pasca Orde Baru banyak menilai tidak memberikan perubahan lebih baik yang signifikan.

Tapi sekarang, setelah SBY terpilih untuk periode kedua, penilaian itu mungkin tidak ada lagi melihat kemenangannya lebih 60% suara dalam satu putaran pemilu, tentu terlepas dari kecurigaan banyak fihak kalau kemenangan itu dari cara tidak fair apalagi dirasakan banyak dampak positif dari pemerintahannya periode sebelumnya di samping negatifnya.

Kalau SBY tidak lagi dinilai sebagai presiden instant, belum tentu demikian juga dengan kader-kadernya termasuk pemerintah bawahannya dalam setiap pengambilan keputusan. mudah-mudahan tidak.

Karena saya bukan seorang pengamat, pemerhati apalagi pengambil keputusan publik yang bisa dinilai dan diikuti orang lain, maka saya tidak bermaksud menyimpulkan bahwa yang termasuk keputusan instan yang terpaksa dilakukan tanpa melalui forecasting sebelumnya adalah:
Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas ibukota dengan cara Three In One, menaikkan tarif parkir yang memungkinkan pemilik kendaraan memarkir di sembarangan tempat yang gratis, apalagi sampai ide memindahkan ibukota negara ke daerah lain. atau mungkin One Day Not Rice ?.